Tool internal untuk mensimulasikan Simpanan Mudharabah Bang Komar Indonesia.
Angka default mengikuti skenario: pendanaan Rp6M, 4.000 lembar, target omzet Rp150jt/outlet/bulan,
NPM 25%, cadangan 10%, split mitra 40%, potongan akad 7%, tenor 41 bulan.
Harga per lembarRp1.500.000
Proyeksi / lembar / bulanRp62.775
Tenor41 bulan
Asumsi bisnis
Ubah angka utama tanpa edit spreadsheet. Semua output update live.
Optional config dari 5 pertanyaan klarifikasi⌄
1. Klaim ROI 5%–10% itu dibaca sebagai apa?
2. Bagi hasil dibagikan rutin kapan?
3. Modal pokok dikembalikan di akhir tenor?
4. Cadangan 10% sudah cover biaya tambahan?
Jika coverage = “Belum”, buffer ini ikut mengurangi profit sebelum split mitra.
5. Ada potongan lain selain 7%?
Output investor
Angka proyeksi berdasarkan konfigurasi aktif.
10Modal terpakai Rp15.000.000
Rp0Tidak ikut menghasilkan bagi hasil.
Rp62.775Pool mitra bersih Rp251.100.000/bulan
Rp25.737.750Selama 41 bulan.
Rp40.737.750Termasuk pengembalian pokok.
23,9 blnMonthly 4,19% • yearly simple 50,22%.
Scenario forecast
Bandingkan outcome kalau omzet outlet turun/naik. NPM dan split tetap mengikuti config aktif.
Geser tabel ke kanan untuk melihat total tenor dan payback.
Skenario
Omzet/outlet
/lembar/bulan
Investor/bulan
Total tenor
Payback
!
ROI marketing vs formula aktif
Dengan asumsi default, formula menghasilkan sekitar 50,22% per tahun simple. Pastikan klaim ROI 5%–10% didefinisikan jelas.
م
Mudharabah: proyeksi, bukan fixed return
Output ini sebaiknya dipakai sebagai simulasi berbasis performa aktual. Hindari wording “garansi imbal hasil tetap”; gunakan “proyeksi bagi hasil berdasarkan target omzet dan NPM”.
↧
Downside yang perlu dijaga
Omzet outlet, real NPM, biaya sewa/renovasi/depresiasi alat, pajak, fee payment, dan periode ramp-up outlet baru bisa membuat hasil aktual berbeda dari base case.
Generated as standalone HTML. Tidak ada data dikirim ke server; semua hitungan berjalan lokal di browser.